13 Agustus, 2013

Cantik Secantik Bidadari

Tak ada kecantikan yang berarti
selain kecantikan akhlak, budi pekerti
untuk apa cantik secantik bidadari
tapi akhlak buruk tak terperi
untuk apa cantik secantik bidadari
tapi dihatimu hanya ada kesombongan dan bangga diri

Coba kau buka Al-Qur'an
lihat ayat-ayatnya
tak satupun kata Al-Qur'an yang memuji kecatikan fisik seorang wanita dunia.

Al-Qur'an hanya memuji bidadari-bidadari Tuhan di surga
yang bening sebening yakut dan Marjan

Kalian tau kenapa Tuhan memuji kecantikan bidadari-bidadari itu..?

Karena mereka sangat tertutup,
tak pernah terlihat oleh siapapun
tak pernah disentuh oleh siapapun
bahkan para malaikat sekalipun

Kecantikan mereka hanya untuk suami-suami mereka (Hamba yang sholeh) nantinya.

Oleh karena itu, tak ada gunanya kau pamer kecantikan di depan kami yang bukan suami-mu

Kau syukuri saja anugerah kecantikan itu,
jaga dan rawat ia untuk suami-mu
agar kelak di hari pembangkitan
kau menjadi ratu para bidadari-bidadari itu.

Rabat, 13 Agustus 2013.

01 Agustus, 2013

Penerima Beasiswa Maroko 2013-2014

Berdasarkan surat keputusan Kementerian Agama RI nomor: Dt. 1. IV/4/PP.04/2403/2013. Tentang Calon Penerima Beasiswa S1, S2, S3 Maroko Tahun 2013-2014. Berikut nama-nama peserta yang lulus:

  • S1
1. Moufratun Nuha
2. Manarul Hidayah 
3. Nafidul Ihsan
4. Muhammad Mahludi
5. Sarah Lathoiful Isyaroh
6. Rijalul Haq
7. Muhiburrahman
8. Muhammad Sajid
9. Rumaisah Murobbiyah Aulia
10. Wardatun Hamra

  • S2
11. Khairul Akmal
12. Tuti Uluwiyah
13. Imadatus Sholihah
14. Zahrotul Asma

  • S3
15. Fatma Yulia


09 Juli, 2013

Pendaftaran Beasiswa Maroko 2013-2014

Senin, 7 Juli 2013. Kementerian Agama melalui Dirjen Pendidikan Islam, telah mengeluarkan pengumuman pendaftaran beasiswa ke Maroko untuk program S1, S2 & S3 tahun akademik 2013-2014.

Kouta beasiswa seperti mana biasa, hanya berjumlah 15 orang. Dengan rincian 10 untuk program S1 dan 5 orang untuk program S2/S3.

Adapun ketentuan persyaratan sebagai berikut:

Untuk Program S1
  1. Pendaftaran dibuka tanggal 10-13 Juli 2013 dengan melampirkan daftar riwayat hidup (kontak personal    dan email) dan foto copy ijazah Aliyah atau pondok pesantren dengan tahun ijazah tahun 2012-2013.
  2. Calon peserta melampirkan foto copy TOAFL (Test Of Arabic as Foreign language) minimal dengan skor 400.
  3. Calon peserta minimal rangking 10 (sepuluh) besar di sekolahnya (melampirkan surat keterangan dari sekolah)
  4. Persyaratan poin 1, 2 dan 3 dikirim melalui email: kelembagaandiktis@gmail.com
Untuk Program S2/S3
  1. Pendaftaran dibuka tanggal 10-13 Juli 2013 dengan melampirkan daftar riwayat hidup (kontak personal dan email) dan foto copy ijazah S1 bagi calon S2 dan ijazah S2 bagi calon S3.
  2. Calon peserta melampirkan foto copy TOAFL (Test Of Arabic as Foreign Language) minimal dengan skor 450 untuk S2 dan 500 untuk S3.
  3. Persyaratan poin 1 dan 2 dikirim melalui email: kelembagaandiktis@gmail.com
Mekanisme Beasiswa
  1. Beasiswa tersebut meliputi bebas biaya kuliah, akomodasi dan insentif yang terbatas, sedangkan biaya tiket pemberangkatan dari Jakarta ke Maroko ditanggung oleh masing-masing peserta.
  2. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama akan melakukan seleksi administrasi untuk diseleksi menjadi 15 orang yang kemudian akan diusulkan ke kedutaan Besar maroko di Jakarta.
  3. Pemberangkatan ke Maroko berdasarkan adanya muwafaqoh (persetujuan) dan ketentuan mutlak dari Kerajaan Maroko.
Agenda


  • Pandaftaran: 10-13 Juli 2013
  • Seleksi berkas dan penentuan penerima: 14 Juli 2013
  • Pemerosesan dokumen beasiswa di Indonesia 15-30 Juli 2013
  • Pengiriman dokumen ke kedubes Maroko 31 Juli 2013
  • Pemerosesan dokumen di Maroko 1 Agustus 2013
  • Panggilan penerima beasiswa  dari Maroko 20 September 2013
  • Rencana pemberangkatan ke Maroko 30 September 2013

Rabat, 9 Juli 2013

29 Juni, 2013

Maling-Maling Berdasi

Kalian bukan koruptor. Tapi, maling-maling
Bahasa koruptor terlalu halus untuk kalian maling-maling
Dimata kami, kalian adalah maling-maling berdasi
Lebih berbahaya dari seribu maling-maling kami di kampung
Maling-maling kami hanya mencuri sebiji singkong
Itupun, kami tak perlu penat mengejarnya
Karena tempat terakhirnya pasti di penjara
Kalau tidak berdarah-darah diamuk massa

Sedangkan kalian maling-maling berdasi
Bahayamu menumbangkan Negeri
Tapi senyummu selalu terpatri
Membuat kami kere sepanjang masa
Kalian malah merasa berjasa
Membuat Negeri lemas tak bernapas
Kalian malah dilepas lapas.

Kami ulangi lagi,
Kalian bukan koruptor. Tapi maling-maling berdasi.

Mohammedia, 29 Juni 2013.

27 Juni, 2013

Gereja di Maroko

Maroko adalah Negara yang hampir 97 % penduduknya adalah Muslim. Sisanya adalah Yahudi dan Kristen. 

Menelisik keberadaan Gereja ditengah menara-menara Masjid yang berhamburan, tentu sebuah keunikan tersendiri, pikiran saya langsung menuju Eropa. Di Benua Biru itu, dimana Islam merupakan Agama Minoritas, tentu keberadaan sebaliknya yang terjadi. Masjid diantara Gereja-Gereja yang menyelimuti.

Gereja di Maroko memiliki keunikan tersendiri. Lihat saja, seni ukiran dindingnya sangat mirip dengan masjid. 

Gereja-gereja pada gambar ini saya abadikan dari dua kota, yaitu Rabat dan Mohammedia.

(1)
(2)
(3)
Gereja ini berada disekitar pusat kota Rabat

(4)
(5)
(6)
Sedangkan Gereja ini berada tepat disekitar Taman kota Mohammedia

24 Juni, 2013

Kenang-kenangan Musim Semi 2013

(1)
 In Casablanca (Economic City of Morooco)
(2)
(3)
(4)
(5)
In Mohammedia (My City)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
In Rabat (Capital Of Morocco)  

Senyum Bunga-Bunga di Sekitar Kampus

Musim Semi tahun ini sudah berada dipenghujung. Garangnya Muism Panas sudah siap menyambut. Sebagai kenang-kenangan dari Musim Semi tahun ini. Iseng-iseng saya berkeliling kampus untuk memotret senyum bunga-bunga yang mulai hilang ditelan panas. Inilah senyum-senyum indah itu....!











18 Juni, 2013

Syarat-Syarat Kelengkapan Berkas Pembuatan KTP Maroko

Seperti telah mafhum, bagi kita warga negara Indonesia, bisa datang ke Maroko tanpa menggunakan visa selama tiga bulan penuh. Hal ini tentu sangat menyenangkan bagi mereka yang suka berlibur keluar negeri.

Namun, bagaimana jika keberadaan kita di Negeri Seribu Benteng ini melebihi kapasitas hari yang diberikan, contohnya seperti para Mahasiswa, TKI, dan lain sebagainya.

Tenang saja, kawan. Bagi mereka yang berniat tinggal di Maroko lebih dari tiga bulan. Maka, mereka diwajibkan membuat Bithaqoh Iqomah atau KTP jika di Indonesia.

Pembuatan KTP tersebut harus dilakukan sebelum tenggat waktu yang ditentukan habis. Karena jika terlambat, akan dikenakan denda dengan membayar beberapa ratus Dirham (Maroko), atau mungkin juga bisa dipenjara.

Dalam pembuatan KTP Maroko, ada beberapa berkas yang harus kita serahkkan kepada pihak kepolisian setempat, dimana kita tinggal.

Dalam tulisan ini saya hanya menyajikan persyaratan berkas yang diperlukan jika ia datang ke Maroko dengan niat melanjutkan studi, yaitu para mahasiswa saja. Karena bagi selain mahasiswa, tentu ada perbedaan, walau sepertinya tidak banyak. Hanya beberapa poin saja.

Berikut persyaratan berkas-berkas tersebut:
  • Syahadah Aqad Kira Manzil, atau Surat Bukti Perjanjian Sewa Rumah. Surat ini biasanya akan diberikan oleh pemilik rumah tempat kita tinggal selama di Maroko. Walaupun memberikan surat ini adalah kewajiban si tuan tumah, dan kita berhak atas surat tersebut, terkadang ada saja yang enggan memberikannya demi menghindari pajak. Karena, jika membuat surat ini. Maka, si Tuan Rumah harus melapor kepada pihak kepolisian setempat dan kemudian akan dikenakan kewajiban membayar pajak beberapa persen dari hasil penyewaan.

Hal ini juga harus diperhatikan bagi kalian yang ingin menyewa rumah kontrakan di Maroko. Sebelum menyatakan sepakat untuk menyewa rumah, tanyakan dulu apakah si Tuan Rumah bersedia memberikan Syahadah Aqad Kira atau tidak. Jika tidak, silahkan kalian cari rumah lain yang pemiliknya bersedia membuatkan surat perjanjian sewa tersebut. Karena, jika tetap memaksakan diri untuk tinggal di rumah yang tanpa Aqad Kira. Maka, akan mendapatkan kesulitan nantinya saat pembuatan KTP Maroko.
  • Syahadah Minhah, atau Surat Bukti Beasiswa. Surat ini dikeluarkan oleh Agence Marocaine de Cooperation Internationale (AMCI). Suatu lembaga dibawah Kementerian Pendidikan yang diberikan wewenang oleh kerajaan Maroko untuk menangani masalah beasiswa warga Negara Asing. Surat ini akan diberikan saat pertama kali tiba di Maroko, dan harus diperpanjang setiap satu tahun sekali.

Bagi yang tidak mendapatkan beasiswa Maroko, ia harus meminta surat rekomendasi dari KBRI yang menyatakan tentang sumber keuangan yang bersangkutan. Seperti mendapat kiriman dari Tanah Air, atau lain sebagainya.
  • Syahadah Tasjil, atau Surat Bukti Terdaftar di Kampus. Surat ini dikeluarkan oleh pihak Universitas dimana kita mendaftarkan diri. Seperti halnya Syahadah Minhah, Syahadah Tasjil juga harus diperpanjang setiap satu tahun sekali.
  • Syahadah Tibbiyah, atau Surat Keterangan Sehat. Surat ini baru diberlakukan sejak tahun ini. Karena sebelumnya persyaratan ini tidak ada. Jadi, untuk saat ini dan mungkin seterusnya, sebelum datang ke kantor polisi untuk membuat KTP, pastikan anda telah mendapat keterangan sehat dari Dokter terlebih dahulu. Anda bisa mendatangi Rumah Sakit terdekat dimana anda tinggal. Berdasarkan pengalaman teman saya tahun ini, ia dikenakan bayaran 50 Dirham untuk biaya pembuatan surat sehat ini.

  • SKCK dari Kepolisian Tanah Air. Sebelum diberangkatkan ke Maroko, biasanya pihak KEMENAG Pusat telah mewajibkan kepada penerima beasiswa untuk membuat SKCK terlebih dahulu dan diterjemahkan kedalam Bahasa Arab. Untuk pembuatan KTP Maroko, pihak kepolisian juga akan meminta SKCK ini. Namun, sebelumnya harus dilegalisir oleh pihak KBRI, Rabat. Persyaratan ini juga termasuk persyaratan baru untuk mahasiswa tahun ini.

Ada juga distrik/kota lain yang menggunakan Sijil 'Adli sebagai pengganti SKCK (Tergantung kebijakan kantor kepolisian setempat. Sijil 'Adli adalah Surat Keterangan Berkelakuan baik yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Maroko. Seluruh Warga Asing, harus membuat surat ini terlebih dahulu sebelum datang ke kantor polisi untuk membuat KTP.

Pemohon untuk pembuatan Sijil 'Adli ini harus langsung mendatangi Kantor Kementerian di ibukota Rabat. Dengan membawa persyaratan berkas berupa satu lembar fotokopi paspor, Akte Kelahiran, ID Card, dan materai 10 Dirham. Surat ini akan selesai sekitar dua minggu setelah hari permohonan.
  • Fotokopi Paspor, dalam hal ini, anda harus memfotokopi halaman depan paspor yang berisi identitas diri dan halaman belakang paspor yang berstempel tanggal masuk ke Maroko.
  • Pasfoto, selanjutnya adalah pasfoto berwarna ukuran 3*4 sebanyak 8 lembar.

Terakhir anda akan dikenakan biaya pembuatan sebesar 100 Dirham.

Sebagai Catatan: semua berkas diatas, masing-masing harus difotokopi sebanyak 3 lembar, yang kemudian harus dilegalisir (Mushadaqoh) oleh lembaga legalisir resmi yang disebut Muqatha'ah. Adapun biaya legalisir sebesar 2 dirham/lembar.

Muqatha'ah adalah lembaga yang berwenang untuk melegalisir semua berkas-berkas penting seperti Akte Kelahiran, Surat Tanah, Ijazah; Surat Sewa, dan lain sebagainya.

Demikian Syarat-syarat berkas yang harus dilengkapi jika hendak membuat KTP Maroko. Semoga tulisan ini bisa sedikit membantu.

Maroko, 17 Juni 2013.