Bagaimanapun
juga, berdamai itu selalu indah. Begitu juga tentang Cinta dan Rindu. Berdamai
dengan keadaan, antara Cinta, Rindu, dan Waktu…
Merindumu
dalam sunyi adalah penyakit kronisku, entah sampai kapan terobati...
Aku
masih sendiri, sunyi dan sepi di pojok Rindu itu…
Kau
dekat, tapi kau jauh…
kau
jauh, tapi kau dekat…
jadi,
kau masih antara jauh dan dekat...
Jangan
terlalu tajam engkau menatap Dunia, kawan. Karena ia semu dan senda gurau
belaka. Pertajamlah tatapan Akhiratmu, karena ia nyata dan pasti…
Hidupku
tak seindah...